Cara dan Tahapan Penerapan Disiplin Pada Anak

mom_talking_to_child1

Marilah kita membahas topik yang sangat seru yakni kedisiplinan. Kita tentunya sering mendengar istilah mendisiplinkan anak, baik itu di lingkungan kita, antar sesama orang tua, bahkan di sekolah. Disiplin berasal dari satu kata dari bahasa Latin yakni Discipulus, yang berarti pemuridan atau cara kita memberikan contoh; cara kita mengangkat seorang murid. “Bagi anak, orangtua adalah pahlawan dan contoh bagi mereka, dan jika kita memberi contoh yang negatif dan agresif maka mereka pun akan mencontohnya,” ungkap Jennifer A. Powell-Lunder, psikolog anak dalam artikelnya, Kids and Discipline: What You do and Say Matters. Begitu pula sebaliknya, maka gunakanlah cara pendisiplinan yang positif.

Apakah tujuan pendisiplinan ini?
Pelatihan pikiran dan karakter anak secara bertahap, sehingga ia bisa menjadi orang yang memiliki kontrol diri dan akhirnya bisa diterima oleh lingkungannya, bisa bersosialisasi dengan masyarakat. Mengapa secara bertahap saya tekankan? Hal ini dikarenakan disiplin bukan berarti pelatihan melalui hukuman. Hukuman adalah hanya salah satu dari sekian banyak tahapan atau bahkan cara terakhir agar sang anak mampu memiliki kontrol diri yang baik.
Satu hal yang perlu dicermati adalah agar orang tua tidak terjebak dalam disiplin negatif yang dapat merusak harga diri anak. Orang tua sebaiknya sangat berhati-hati dalam penerapan disiplin dengan menggunakan rasa bersalah pada anak. Jangan terlalu banyak anak dicontohkan, “Tuh kan kamu seharusnya tidak seperti itu, jadinya luka. Tuh kan bahaya dapat menyebabkan kematian.” Hal ini yang merupakan penerapan disiplin dengan rasa bersalah yang terlalu banyak dapat menghilangkan rasa percaya diri pada anak sehingga ia merasa sebagai orang yang tak berguna, buktinya yang dikerjakan selalu salah dan akhirnya dapat menimbulkan apatisme pada anak.


Tahapan-tahapan penerapan disiplin pada anak:

  • Meminta pada si anak

Nak, tolong sikat gigi dan cuci kaki setiap sebelum tidur. Lakukan ini beberapa kali atau ulangilah sampai terbentuk pembiasaan.

  • Berikan penjelasan

Nareswari, kalau masuk rumah ucapkan salam, supaya kita tahu kalau kamu sudah datang. Ayah Ibu juga bisa menyambut dengan senyuman hangat, selain itu salam itu adalah doa.

  • Memberikan pengalaman kita pada si anak

Nak, berusahalah berani, tidak apa-apa gugup/grogi, teruskan saja.. Orang-orang yang melihat, tidak dapat membaca hatimu, hanya kau dan Tuhan yang tahu isi hatimu.

  • Memberikan perintah

Gunakan bahasa yang sesuai situasi dan keadaan, juga mudah dipahami bagi anak seusianya.

  • Memberikan hadiah

Pemberian hadiah atas hasil usaha anak adalah hal positif. Hanya yang perlu diingat adalah usahanya bukan hasil prestasinya. Contoh: Meski anak tidak keluar sebagai juara dalam lomba pidato, tapi usahanya dalam berlatih dan berani tampil di muka umum perlu dihargai.

  • Hukuman

Hukuman yang bersifat konstruktif. Contoh: dia diminta menulis kalimat, “Saya akan semakin rajin”, bukan menulis “Saya berjanji tidak akan malas”.

Hal Utama yang Perlu diingat:

IMG_0693Hal yang paling penting dalam mendisiplinkan anak adalah orang tua yang sejalan. Anak akan lebih mudah memahami aturan ketika kedua orangtua memiliki aturan yang sama dan seia sekata dalam melaksanakan aturan. Samakan dulu pandangan Anda dan pasangan dalam mendisplinkan anak, agar anak tidak bingung dalam menjalankan aturan. Selain itu, anak tidak akan berpihak pada salah satu orangtua yang dianggapnya lebih baik.

Sumber Referensi:

  • 6 Cara Mendisiplinkan Anak, oleh Timothy Wibowo (book and ebook)
  • Female.kompas.com/5.Aturan.Mendisiplinkan.Anak.
  • Pengalaman pribadi
  • Gambar diambil dari Google Images dan koleksi pribadi

One thought on “Cara dan Tahapan Penerapan Disiplin Pada Anak

  1. Jawatan Kosong

    Walaupun saya agak kurang arif mengenai hal nie… tapi artikel nih memberi imput baru kepada saya.

    .. terima kasih atas penulisan yg bermanfaat nie…
    teruskan berkarya.. :)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s